Lampung

Dinas Pariwisata Lampung Gandeng Akademisi UTB, Siap Kolaborasi di Festival Krakatau 2026

Redaksi
71
×

Dinas Pariwisata Lampung Gandeng Akademisi UTB, Siap Kolaborasi di Festival Krakatau 2026

Sebarkan artikel ini

LAMPUNG — Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung membuka ruang kolaborasi dengan kalangan akademisi dalam pengembangan sektor pariwisata daerah.

Hal itu ditandai dengan audiensi antara Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung, Ir. Tony Ferdiansyah, S.T., M.T., bersama dosen dan mahasiswa dari Universitas Tulang Bawang.

Dalam pertemuan tersebut, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UTB, Rosidah, S.Sos., M.Si., menyampaikan harapan agar terjalin sinergi konkret antara akademisi dan pemerintah daerah, khususnya dalam mendukung program-program pariwisata dan ekonomi kreatif di Lampung.

Ia menegaskan, kolaborasi tersebut dapat diwujudkan melalui implementasi tridarma perguruan tinggi, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. “Kami berharap akademisi dapat terlibat langsung dalam berbagai kegiatan dan event pariwisata, sehingga memberikan kontribusi nyata sekaligus memperkaya pengalaman keilmuan mahasiswa,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Tony Ferdiansyah menyambut positif inisiatif dari pihak kampus. Bahkan, dalam kesempatan itu, pihaknya langsung mengajak civitas akademika UTB untuk terlibat dalam Festival Krakatau 2026, salah satu agenda unggulan pariwisata Provinsi Lampung.

Menurut Tony, keterlibatan akademisi dinilai penting dalam memperkuat kualitas penyelenggaraan event sekaligus mendorong inovasi berbasis riset di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. “Kolaborasi ini diharapkan mampu memberikan nilai tambah, baik bagi pemerintah daerah maupun dunia akademik,” katanya.

Sementara itu, Rosidah menambahkan bahwa banyak dosen dan mahasiswa UTB yang tengah melakukan penelitian di bidang pariwisata. Dengan adanya kerja sama ini, para akademisi diharapkan dapat memperoleh akses lebih luas terhadap data lapangan serta pengalaman praktis.

“Melalui audiensi ini, mahasiswa tidak hanya mendapatkan teori di ruang kelas, tetapi juga pengalaman langsung di lapangan yang relevan dengan pengembangan pariwisata,” tambahnya.

Kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam mendorong pengembangan pariwisata Lampung yang lebih inovatif, berkelanjutan, dan berbasis ilmu pengetahuan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *