banner 325x300
banner 325x300
Uncategorized

Pemkab Tubaba Siapkan Uluan Nughik Jadi Pusat Ekonomi Kreatif, UMKM, dan Wisata Budaya

Redaksi
11
×

Pemkab Tubaba Siapkan Uluan Nughik Jadi Pusat Ekonomi Kreatif, UMKM, dan Wisata Budaya

Sebarkan artikel ini

PANARAGAN – Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) terus mematangkan pengembangan Komplek Uluan Nughik sebagai pusat ekonomi kreatif, pemberdayaan UMKM, edukasi, sekaligus destinasi wisata budaya. Upaya tersebut dibahas dalam rapat lanjutan persiapan etnografi yang dipimpin Sekretaris Daerah Tubaba, Ir. Iwan Mursalin, S.Si., M.M., M.T., di Ruang Rapat Sekda, Senin (27/7/2026).

Rapat diikuti Asisten II, Asisten III, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) guna menyusun langkah konkret menghidupkan kawasan Uluan Nughik sebagai ruang publik yang produktif dan berkelanjutan.

Dalam arahannya, Iwan Mursalin menegaskan pengembangan kawasan tidak hanya berorientasi pada pelestarian budaya, tetapi juga harus mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat melalui aktivitas UMKM, seni, dan pariwisata tanpa membebani anggaran daerah.

“Kawasan Uluan Nughik kita dorong menjadi wadah tumbuh kembang aktivitas ekonomi masyarakat. Ada transaksi, karya seni yang ditampilkan, hingga UMKM yang berjualan sehingga kawasan ini terus hidup dan menjadi kebanggaan Tubaba,” ujar Iwan.

Salah satu konsep yang disiapkan yakni pengelolaan terpadu menyerupai sistem supermarket. Pemerintah daerah akan menyediakan sarana dan manajemen pengelolaan, sedangkan pelaku UMKM serta seniman lokal menyuplai produk unggulan mereka melalui sistem konsinyasi atau titip jual dengan kasir terpusat.

Skema tersebut diharapkan memudahkan pelaku usaha memasarkan berbagai produk lokal, mulai dari kuliner, batik, kerajinan tangan hingga hasil produksi masyarakat tanpa harus menanggung biaya operasional tambahan.

Sebagai langkah awal, Pemkab Tubaba juga akan mendorong penggunaan produk UMKM lokal oleh instansi pemerintah, termasuk untuk kebutuhan seragam batik dan perlengkapan kerja, sehingga dapat menjadi stimulus bagi peningkatan penjualan pelaku usaha.

Selain menjadi pusat ekonomi, Uluan Nughik juga diproyeksikan sebagai ruang edukasi budaya. Setiap akhir pekan akan digelar demonstrasi membatik, pembuatan kerajinan tangan, pertunjukan sanggar seni, hingga melibatkan pelajar dalam berbagai aktivitas kebudayaan.

Pemerintah daerah juga tengah melakukan pendataan aset etnografi serta sejarah transmigrasi di Tubaba sebagai bagian dari penguatan wisata berbasis sejarah dan pengetahuan.

Untuk memperluas promosi, Pemkab akan mengoptimalkan pemasaran digital dengan mengajak setiap pengunjung membagikan pengalaman mereka di media sosial sehingga Uluan Nughik semakin dikenal sebagai destinasi wisata budaya unggulan.

Guna mendukung kenyamanan pengunjung, pengelolaan kawasan akan diintegrasikan dengan berbagai fasilitas milik pemerintah maupun ruang kreatif yang dikembangkan bersama pihak swasta, seperti Sekolah Seni dan Pabrik Keramik.

Usai rapat, Sekda menginstruksikan Asisten II bersama jajaran OPD terkait meninjau langsung kawasan Uluan Nughik untuk memetakan kebutuhan pembenahan teknis sebagai percepatan realisasi program tersebut. Pemerintah berharap pengembangan kawasan ini mampu meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat, memperkuat identitas budaya daerah, sekaligus menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi Kabupaten Tulang Bawang Barat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *