PANARAGAN — Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat menggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-17 Kabupaten Tubaba, Senin (6/4/2026) pukul 10.00 WIB.
Peringatan hari jadi ini mengacu pada Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2012 tentang Hari Jadi Kabupaten Tulang Bawang Barat, yang menetapkan tanggal 3 April sebagai momentum bersejarah lahirnya kabupaten tersebut.
Ketua DPRD Tubaba, Busroni, S.H., dalam sambutannya menegaskan bahwa penggunaan pakaian adat Lampung dalam rangkaian kegiatan HUT bukan sekadar simbol seremonial, melainkan wujud nyata pelestarian budaya daerah.
“Hal ini diharapkan dapat meningkatkan rasa cinta masyarakat terhadap budaya Lampung sekaligus memperkuat identitas daerah di tengah keberagaman,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya momentum HUT sebagai sarana mempererat persatuan dan kebersamaan masyarakat. Atas nama pimpinan dan anggota DPRD, pihaknya mengucapkan selamat datang kepada seluruh masyarakat serta mengajak untuk terus meningkatkan rasa persaudaraan dan semangat berkarya demi kemajuan daerah.
Dengan mengusung tema “Berdaya Bersama”, DPRD berharap sinergi antara legislatif dan eksekutif dapat terus terjaga guna mempercepat pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Meski baru berusia 17 tahun, Kabupaten Tulang Bawang Barat telah menunjukkan berbagai capaian di berbagai sektor. Ini harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, kesehatan, dan sektor strategis lainnya,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Tulang Bawang Barat, Novriwan Jaya, Ir., S.P., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas perjalanan 17 tahun pembangunan daerah sejak berdiri pada 3 April 2009.
“Alhamdulillah, di tengah suasana Idulfitri 1447 Hijriah, kami atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat mengucapkan minal aidin walfaizin, mohon maaf lahir dan batin, sekaligus selamat dan dirgahayu kepada seluruh masyarakat Tubaba,” ucapnya.
Bupati menjelaskan bahwa saat ini Kabupaten Tubaba terdiri dari sembilan kecamatan, yang dirancang untuk meningkatkan efektivitas pembangunan serta optimalisasi pelayanan pemerintahan, kemasyarakatan, dan pembangunan.
Rapat paripurna tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda dan sejumlah pejabat penting, di antaranya Wakil Bupati Tubaba Nadirsyah, S.H.; Wakil Ketua I DPRD Ponco Nugroho, S.T.; Wakil Ketua II DPRD S Joko Kuncoro, S.I.Kom.; Dandim 0412/LU Letkol Inf Roni Faturohman; Danlanud M. Bunyamin Letkol Pnb Otavianus Olga S N, S.M.; Kapolres Tubaba AKBP Sendi Antoni, S.I.K., M.I.K.; Kajari Tubaba Didik Sudarmadi, S.H., M.H.; serta Sekretaris Daerah Iwan Mursalin, Ir., S.T., M.T.
Selain itu, hadir pula perwakilan Gubernur Lampung yang diwakili oleh Inspektur Provinsi Lampung, Bayana, Dra., M.Si. Dalam sambutan Gubernur yang dibacakan, disampaikan apresiasi atas kemajuan Kabupaten Tubaba yang dinilai inovatif, terutama dalam penguatan identitas budaya daerah.
Pemerintah Provinsi Lampung juga menyoroti tantangan efisiensi anggaran secara nasional yang menuntut pengelolaan keuangan daerah lebih cermat, tepat sasaran, dan bertanggung jawab.
“Efisiensi bukan berarti mengurangi kualitas pelayanan, tetapi memastikan setiap program memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” demikian disampaikan dalam sambutan tersebut.
Fokus pembangunan pun diarahkan pada sektor prioritas, seperti peningkatan kualitas pendidikan, layanan kesehatan, penguatan UMKM, serta pembangunan infrastruktur dasar.
Momentum HUT ke-17 ini diharapkan menjadi refleksi sekaligus motivasi bagi seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah untuk terus memperkuat kolaborasi, menjaga persatuan, serta membangun daerah mulai dari tiyuh (desa) dengan semangat gotong royong.
Dengan semangat “Berdaya Bersama”, Kabupaten Tulang Bawang Barat diharapkan mampu melangkah lebih maju, kompetitif, dan berdaya saing di masa mendatang.












