BANDAR LAMPUNG – Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan pendidikan, BRI Kantor Cabang Tanjung Karang menyerahkan bantuan sebanyak 20.000 masker kepada Universitas Lampung (Unila) sebagai langkah antisipasi dan perlindungan terhadap dampak erupsi Anak Krakatau.
Bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen BRI untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam mendukung upaya mitigasi dan perlindungan kesehatan masyarakat ketika terjadi kondisi yang berpotensi menimbulkan dampak terhadap aktivitas sehari-hari.
Penyerahan bantuan masker tersebut diterima oleh Indrayati Putri Idrus, SH., MH., Kepala Biro Keuangan, Kepegawaian dan Umum Universitas Lampung.
Dalam kesempatan tersebut, bantuan diserahkan oleh Hidayat Akbar, Pemimpin Cabang BRI Kanca Tanjung Karang, didampingi Muhamad Riamid Busroh, Regional Business Support Head.
Hidayat Akbar menyampaikan bahwa bantuan 20.000 masker ini merupakan wujud kepedulian BRI terhadap masyarakat, khususnya civitas akademika Universitas Lampung, dalam menghadapi potensi dampak erupsi Anak Krakatau.
“BRI senantiasa berkomitmen untuk hadir dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Bantuan masker ini diharapkan dapat membantu memberikan perlindungan kepada civitas akademika Universitas Lampung serta mendukung kelancaran aktivitas pendidikan,” ujar Hidayat.
Sementara itu, Indrayati Putri Idrus, SH., MH. mengapresiasi perhatian dan kepedulian BRI Kanca Tanjung Karang yang telah memberikan bantuan masker kepada Universitas Lampung.
Menurutnya, dukungan tersebut sangat berarti sebagai bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kondisi lingkungan akibat aktivitas vulkanik Anak Krakatau.
Kolaborasi antara BRI dan Universitas Lampung ini menjadi wujud nyata sinergi antara dunia perbankan dan institusi pendidikan dalam memberikan manfaat bagi masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, BRI Kanca Tanjung Karang berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal serta menjadi bagian dari langkah bersama untuk meningkatkan kepedulian, kesiapsiagaan, dan perlindungan masyarakat terhadap potensi dampak bencana.













