PANARAGAN – Akses jalan lingkungan di RT 4 RK 1, Kelurahan Panaragan Jaya, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), yang selama ini mengalami kerusakan parah akhirnya diperbaiki secara swadaya oleh masyarakat setempat.
Jalan tersebut merupakan akses penting menuju SMAN 1 Tulangbawang Tengah, yang setiap hari dilalui siswa, guru, serta warga sekitar. Kondisi jalan yang berlubang dan berlumpur saat hujan dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan, khususnya pelajar.
Karena tak kunjung mendapat perbaikan dari pemerintah daerah, warga setempat berinisiatif melakukan gotong royong dengan menambal jalan menggunakan coran semen. Perbaikan dilakukan secara kolektif, mulai dari pengadaan material hingga tenaga kerja yang seluruhnya berasal dari swadaya masyarakat.
Salah satu tokoh masyarakat setempat, Edison, menegaskan bahwa aksi tersebut lahir dari kepedulian warga terhadap keselamatan dan kenyamanan akses pendidikan.
“Untuk semen, batu, pasir, dan tenaga semuanya swadaya masyarakat. Tidak ada sedikit pun perhatian dari pemerintah Tubaba. Padahal ini akses jalan yang sangat penting karena tepat menuju SMAN 1 Tulangbawang Tengah,” ujar Edison saat ditemui di lokasi kegiatan.
Menurutnya, kondisi jalan yang rusak sudah berlangsung cukup lama. Selain mengganggu aktivitas belajar-mengajar, kerusakan jalan juga berdampak pada mobilitas warga dan berpotensi menimbulkan kecelakaan, terutama bagi pengendara roda dua.
Warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan melakukan perbaikan permanen dengan standar konstruksi yang layak, mengingat statusnya sebagai akses vital menuju fasilitas pendidikan negeri.
Aksi gotong royong tersebut sekaligus menjadi bentuk kekesalan masyarakat terhadap minimnya respons pemerintah atas persoalan infrastruktur lingkungan. Meski demikian, semangat kebersamaan warga tetap menjadi kekuatan utama dalam menjaga akses publik tetap dapat digunakan.
Masyarakat Panaragan Jaya berharap perbaikan swadaya ini menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat agar pembangunan infrastruktur dilakukan secara merata, terutama pada jalan lingkungan yang memiliki fungsi strategis bagi dunia pendidikan dan aktivitas sosial warga.













