Kota Bekasi – Terjadi Insiden peledakan Pengumpul Gas lapangan Jatinegara, sebagai obyek vital Nasional di wilayah Jalan. Pertamina A. Kranggan Kulon. Kelurahan Jatiraden – Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi, Jumat (25/08/23).
Menurut informasi yang dihimpun di lapangan , beberapa warga setempat yang enggan disebut namanya mengatakan, mereka sangat terkejut dan Panik mendengar ledakan begitu dahsyat, sampai terhentak, sekitar pukul 14.30 WIB.
Masih Kata beberapa Warga, banyak rumah-rumah Warga Retak-retak akibat dari ledakan tersebut, juga tadi banyak masyarakat datang berbondong-bondong untuk berupaya masuk ke lokasi, tapi tidak diperbolehkan oleh keamanan dan Kepolisian.
Setelah ramai diberbagai medsos, baru semua pihak bereaksi.
Datang juga di Tempat Kejadian Perkara, Kapolsek Jati Sampurna, Camat Jati Sampurna, disusul lagi oleh Tim Inafis Polres Metro Bekasi pada pukul. 17.44, dan juga Tim Pemadam Kebakaran Kota Bekasi pada Pukul 18.00 Wib.
Menurut Personil Pemadam Kebakaran, saat ditemui para awak media mengatakan, pihaknya juga tidak ada Info apa-apa.
“Di Makopun tidak ada info, setelah dapat informasi dari masyarakat, baru komandan saya perintahkan, untuk datang ke lokasi dengan sigap dan Tepat kita tempuh perjalanan hanya 3 (tiga) menit, saat datang di lokasi personil menanyakan kepada keamanan perusahaan, jawabnya tidak ada apa-apa, ya kami balik Kemako Damkar Kota Bekasi,” ucapnya kepada para awak media.
Camat Jati Sampurna. Nata. Saat ditemui di lokasi kejadian. Mengatakan, sementara masih dalam penanganan dari pihak penegak hukum. Dalam proses penyelidikan Tim Inafis, dan juga ledakan dari tabung kosong, Info sementara yang luka bernama Basuki dan sudah dibawah kerumah sakit.
“Untuk Warga yang terkena dampak ledakan, tentu pihak perusahaan bertanggungjawab dan harus diganti rumah warga yang rusak,” Jelasnya Kepada para awak media.
Disisi lain warga setempat ditemui. Kokom menceritakan, peledakan yang tiba-tiba begitu dahsyat, sehingga rumahnya sampai pada retak.
Sementara dari pihak kepolisian belum bisa dikonfirmasi, masih melakukan penyelidikan.(RhagilASN)












