Pesawaran

Aktivitas Galian tanah kaplingan di Pringsewu abaikan keselamatan pengendara dan merusak lingkungan

Redaksi
25
×

Aktivitas Galian tanah kaplingan di Pringsewu abaikan keselamatan pengendara dan merusak lingkungan

Sebarkan artikel ini

PANARAGAN -Galian tanah kaplingan di Pekon Sukoharjo 1 kecamatan sukoharjo, kabupaten Pringsewu, dinilai merusak lingkungan dan membahayakan bagi pengendara yang melintasi kawasan galian tanah kaplingan tersebut, kamis (14/5/2026)

Dari hasil laporan narasumber, Hendri selaku pengguna jalan mengeluhkan dengan adanya galian tersebut, jalan menjadi licin dan rawan kecelakaan, di karenakan di saat turun hujan tanah bercampur lumpur menggenangi jalan dan menutupi jalan.

” saya sebagai pengguna jalan sangat terganggu dengan adanya aktivitas galian tanah yg berada tepat di sisi jalan, karna banyak tanah bercampur dengan lumpur di jalan dan menyebabkan jalan menjadi licin, ini sangat membahayakan bagi pengguna jalan yang lainnya juga, sy berharap ada tindak tegas dari aparat penegak hukum,” ungkapnya.

Selain itu, saat di konfirmasi di lapangan, Bayu selaku pengawas lapangan menjelaskan, tanah galian di jual seharga 80 ribu per dumtruk untuk timbunan dan untuk pengusaha tobong bata di harga 125 ribu per dumtruk.

“saya hanya sekedar pengawas lapangan yg mengatur ke luar masuk kendaraan, KLO pemilik lokasi itu pak tasmadi, dan pak Rohim sebagai pengelola, klo untuk lebih jelasnya mas silahkan langsung tanya kepada yang bersangkutan, saya di sini cuma bantu kerja,” ujar Bayu

Aktivitas galian tanah ini sudah berlangsung selama dua pekan, banyak masyarakat mengeluhkan dengan adanya galian tanah ini terutama pengguna jalan, selain berdampak merusak lingkungan, juga rawan Tanah longsor. Dari hasil penelusuran, galian ini di duga galian c.

Hingga berita ini di terbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai izin dan pengawasan pekerjaan galian tersebut. (AGS).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *