Uncategorized

Sekdakab Tubaba Dorong Dukungan Penuh Sensus Ekonomi 2026 untuk Perkuat Data Pembangunan

Redaksi
18
×

Sekdakab Tubaba Dorong Dukungan Penuh Sensus Ekonomi 2026 untuk Perkuat Data Pembangunan

Sebarkan artikel ini

PANARAGAN – Sensus Ekonomi 2026 menjadi bagian krusial dalam pemutakhiran data sosial ekonomi masyarakat. Untuk itu, Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Tulangbawang Barat (Tubaba), Ir. Iwan Mursalin, S.Si., M.M., M.T., meminta seluruh pihak dan perangkat daerah terkait memberikan dukungan optimal agar proses pendataan berjalan lancar tanpa kendala.

Hal tersebut disampaikan Iwan Mursalin saat menerima audiensi Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Tubaba, Arif Rahman Maulana, S.Si., M.M., di Ruang Rapat Sekdakab, Senin (11/05/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Sekdakab menekankan pentingnya peran BPS dalam menyediakan basis data yang valid dan akurat. Menurutnya, data ekonomi yang tepat menjadi fondasi utama pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan yang efektif dan tepat sasaran.

“Sensus Ekonomi ini merupakan bagian penting dalam memperkuat basis data sosial ekonomi masyarakat. Karena itu, seluruh pihak terkait harus mendukung penuh agar pelaksanaannya berjalan maksimal,” ujar Iwan Mursalin.

Selain membahas teknis pelaksanaan sensus, audiensi tersebut juga mendiskusikan inovasi penyajian data statistik di Provinsi Lampung yang mengintegrasikan data sosial dan statistik secara berkala.

Sebagai langkah nyata memperkuat keterbukaan informasi publik, Pemerintah Kabupaten Tubaba berencana melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan BPS Provinsi Lampung.

“Kerja sama ini nantinya difokuskan pada pertukaran dan pemanfaatan data sektoral agar penyampaian informasi pembangunan lebih akurat, khususnya dalam mendukung program kesejahteraan sosial dan pertumbuhan ekonomi daerah,” lanjutnya.

Sementara itu, Kepala BPS Tubaba, Arif Rahman Maulana, menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 bertujuan memotret kondisi perekonomian masyarakat secara menyeluruh.

Menurutnya, pendataan akan dilakukan melalui dua metode utama, yakni secara daring (online) mandiri dalam skala besar serta pendataan langsung dari rumah ke rumah (door to door) guna menjamin akurasi data di lapangan. Pelaksanaan sensus dijadwalkan berlangsung pada Mei hingga Juli 2026 di seluruh tiyuh yang ada di Kabupaten Tubaba.

“Mengingat dalam waktu dekat akan dilaksanakan launching nasional bersama Presiden RI, kami mengharapkan dukungan pemerintah daerah, khususnya dalam koordinasi teknis bersama Dinas Kominfo terkait fasilitasi tempat dan waktu pelaksanaan di tingkat kabupaten,” ujar Arif Rahman Maulana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *