Pringsewu –Jembatan gantung tahap II yang menghubungkan Pekon yogyakarta kecamatan Gadingrejo, dengan Pekon Sukoharjo IV kecamatan Sukoharjo, kabupaten Pringsewu, resmi diresmikan pada Senin (9/3/2026). Peresmian tersebut menjadi bagian dari launching 200 jembatan garuda oleh kepala staf angkatan darat (KASAD) secara terpusat dan daring seluruh Indonesia.
Peresmian jembatan ini di hadiri pangdam XXI/Raden inten mayor jendral TNI kristomei Sianturi, Kapolda Lampung Irjen pol Helfi Assegaf, danrem 043/ gatam Brigjen hariantana, perwakilan pemerintah provinsi Lampung, serta jajaran forkopimda kabupaten pringsewu, turut hadir ketua DPRD Pringsewu Suherman, Kapolres Pringsewu AKBP M.Yunus Saputra, kajari Pringsewu Anggiat A.P. Pardede, ketua TP PKK kabupaten Pringsewu Hj. Rahayu Sri Astutik, serta para kepala perangkat daerah, dan tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, bupati Pringsewu H.rianto pamungkas menyampaikan apresiasi dan trimakasih kepada TNI AD yang telah menginisiasi pembangunan program ** 200 jembatan garuda ** di berbagai daerah di indonesia. Program tersebut dinilai sebagai bentuk kepedulian TNI dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat, khusus nya dalam penyediaan infrastruktur penghubung antar wilayah.
“Atas nama seluruh pemerintah dan masyarakat kabupaten Pringsewu, kami mengucapkan terimakasih kepada kepala staf angkatan darat beserta jajaran. Pembangunan jembatan gantung Garuda Tahap II ini merupakan bukti nyata kepedulian TNI dalam membantu masyarakat,” ucap bupati.
Menurutnya, pembangunan jembatan ini dapat terwujud berkat kerja keras dan semangat gotong royong antara jajaran kodim 0424/tanggamus-pringsewu dengan masyarakat Pekon yogyakarta dan Pekon Sukoharjo IV , hal tersebut menjadi cerminan yang nyata ** kemanunggalan TNI dan rakyat **.
Bupati juga menegaskan bahwa keberadaan jembatan ini memiliki peran strategis bagi masyarakat. Selain mempermudah mobilitas penyebrangan antar wilayah, jembatan ini juga mendukung akses pendidikan bagi anak anak serta memperlancar distribusi hasil pertanian, perkebunan , dan peternakan masyarakat.
“Jembatan ini bukan sekedar bangunan fisik, tetapi menjadi urat nadi baru yang akan mempercepat pergerakan ekonomi dan mempererat hubungan sosial masyarakat di kedua wilayah”, Tegasnya.
Bupati Pringsewu juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama sama menjaga dan merawat jembatan tersebut agar dapat di manfaatkan secara berkelanjutan demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.
Dengan di remikannya jembatan gantung Garuda Tahap II ini, diharapkan konektifitas antar wilayah di kabupaten Pringsewu semakin meningkat serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat menuju Pringsewu MAKMUR (mandiri, aman, kondusif, maju, unggul, dan religius).
(AGS)












