NasionalTulang Bawang Barat

Dunia pendidikan berduka kondisi SDN 2 Pagar Dewa Tubaba bobrok, integritas Bupati dipertanyakan 

Redaksi
34
×

Dunia pendidikan berduka kondisi SDN 2 Pagar Dewa Tubaba bobrok, integritas Bupati dipertanyakan 

Sebarkan artikel ini

PANARAGAN- Beredar viral di media sosial(medsos) video yang memperlihatkan kondisi salah satu Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2, yang terletak di wilayah kecamatan pagar dewa, Kabupaten Tulang Bawang Barat ,mendapatkan kecaman keras dari sejumlah tokoh masyarakat.

Salah satu kecaman tersebut di lontarkan Hi. YusmarSirya , SH,MH,.kepada media dirinya meminta kepada pemerintah daerah khususnya kepada terkait agar tidak tinggal diam dan segera mengambil Langkah.

“Masih ada tidak proses belajar mengajar disekolah itu dan ada tidak dana pemeliharaan gedung sekolah itu beberapa tahun ini, itu Harus segera di tindak lanjut,”kata Yusmar di kutip dari salah satu komentar di grup WhatsApp pada(30/08/2025).

Yusmar juga mempertanyakan sejauh mana, peran serta pemerintah dalam melakukan pengawasan.

“Alangkah ironisnya baik, pejabat eksekutif dan legislatif matanya buta tidak melihat realita didepan mata mereka dan itu daerah konstituen mereka. Untuk saudara-saudara saya di pagar dewa agar diingat wakil dari dapil kita yg duduk di dewan tidak membawa aspirasi kita,”cetusnya.

Hal senada juga di sampaikan, Yahya. A.Ghani, salah satu tokoh Masyarakat pagar dewa yang juga menjabat sebagai ketua umum LSM PAKAR, meminta kepada pemerintah daerah setempat jangan tinggal diam.

“Saya sangat merasa kecewa terhadap Pemerintah Daerah(Pemkab) dengan melihat kondisi bangunan gedung sekolah yang sudah tidak layak untuk di pakai sebagai tempat aktivitas belajar. Bupati Tubaba jangan diam melihat sekolah yang seharusnya dunia pendidikan diprioritaskan,”tegasnya.

Bahkan menurutnya dengan kondisi gedung sekolah seperti itu akan menimbulkan dampak buruk bagi dunia pendidikan.

“Bagaimna mau nyaman proses belajar-mengajar kalau tempatnya saja seperti itu, kemana selama ini hati nurani para pejabat Daerah kalau mereka tidak segera mengambil langkah tegas apalagi ini menyangkut dunia pendidikan,”ungkapnya.

Sampai berita ini di terbitkan pihak dinas pendidikan terkait belum berhasil di konfirmasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *