PANARAGAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulang Bawang Barat (Tubaba), Lampung, terus memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui perluasan akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro. Upaya tersebut diwujudkan melalui Program Prioritas TubabaQ Berdaya KUR Super Mikro bekerja sama dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) KCP Dayamurni.
Kolaborasi tersebut diawali dengan sosialisasi Program TubabaQ Berdaya KUR Super Mikro yang digelar di Kantor Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Tubaba, Kamis (30/7/2026). Kegiatan dipimpin Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Tubaba yang juga Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Disnakeswan, Eri Budi Santoso, serta dihadiri perwakilan perangkat daerah dan jajaran BSI.
Program ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Tubaba untuk meningkatkan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui akses pembiayaan yang lebih mudah, terjangkau, dan berbasis prinsip syariah.
Eri Budi Santoso mengatakan sinergi dengan BSI diharapkan mampu memperkuat Program Prioritas TubabaQ Berdaya yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Program ini diharapkan mampu membuka akses permodalan yang lebih luas bagi masyarakat, sehingga pelaku usaha kecil dapat mengembangkan usahanya tanpa terbebani biaya pembiayaan yang tinggi. Dengan demikian, kesejahteraan masyarakat dapat terus meningkat sejalan dengan semangat Program TubabaQ Berdaya,” ujarnya.
Melalui skema KUR Super Mikro, pelaku UMKM yang belum memiliki akses terhadap layanan keuangan formal, termasuk petani, peternak, ibu rumah tangga, dan pelaku usaha produktif lainnya, dapat memperoleh pembiayaan usaha dengan margin ringan serta persyaratan yang lebih sederhana.
Sementara itu, Kepala BSI KCP Dayamurni, Medi Agustin, menegaskan program tersebut merupakan wujud komitmen BSI dalam memperluas inklusi keuangan syariah sekaligus mendukung pengembangan usaha masyarakat.
“BSI berupaya menghadirkan layanan pembiayaan yang aman, mudah diakses, dan sesuai prinsip syariah agar semakin banyak pelaku usaha mikro mampu meningkatkan skala usahanya,” kata Medi.
Melalui kolaborasi ini, Pemkab Tubaba berharap semakin banyak pelaku UMKM dapat memperoleh akses permodalan yang memadai, sehingga mampu mengembangkan usaha, meningkatkan daya saing, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.













