banner 325x300
banner 325x300
Tulang Bawang Barat

PDI Perjuangan Panaskan Mesin Pemilu 2029, Musancab Tubaba Jadi Ajang Konsolidasi Struktur dan Kekuatan Kader

Redaksi
114
×

PDI Perjuangan Panaskan Mesin Pemilu 2029, Musancab Tubaba Jadi Ajang Konsolidasi Struktur dan Kekuatan Kader

Sebarkan artikel ini

PANARAGAN — PDI Perjuangan Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) mulai memanaskan mesin politik menuju Pemilu 2029. Melalui Musyawarah Anak Cabang (Musancab), partai berlambang banteng moncong putih ini melakukan konsolidasi menyeluruh untuk memperkuat struktur organisasi hingga tingkat akar rumput.

Musancab yang digelar di Kantor DPC PDI Perjuangan, Tiyuh Kagungan Ratu, Kecamatan Tulang Bawang Udik (TBU), Rabu (28/1/2026), menjadi ruang strategis penataan ulang kekuatan kader sekaligus evaluasi internal atas kinerja kepengurusan di tingkat kecamatan.

Ketua DPC PDI Perjuangan Tubaba yang juga Wakil Bupati Tubaba, Nadirsyah, menegaskan bahwa Musancab tidak dimaknai sekadar pergantian figur, melainkan langkah politik untuk memastikan soliditas partai dalam menghadapi kontestasi elektoral mendatang.

“Ini bukan hanya soal mengganti orang, tetapi memastikan struktur partai benar-benar siap bekerja, disiplin, dan loyal terhadap garis perjuangan partai,” kata Nadirsyah.

Menurutnya, penjaringan calon Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) dilakukan secara ketat dan berlapis. Faktor senioritas, keterwakilan wilayah, gender, rekam jejak, hingga loyalitas kader menjadi indikator utama sebelum lima nama diajukan ke Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Provinsi Lampung.

Penetapan akhir, lanjut Nadirsyah, sepenuhnya menjadi kewenangan DPD. Ia menegaskan, siapa pun yang ditunjuk harus diterima dan didukung penuh sebagai bagian dari satu komando partai.

“Ini soal kepatuhan organisasi. Rekomendasi DPD adalah keputusan politik yang harus dijalankan bersama,” ujarnya.

Dalam forum tersebut, Nadirsyah juga menegaskan kembali arahan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri agar kader tidak berjarak dengan rakyat. Partai, kata dia, harus hadir langsung di tengah persoalan masyarakat dan bekerja dengan semangat gotong royong, bukan sekadar mengandalkan kekuatan simbolik.

Sementara itu, Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Lampung, Winarti, secara terbuka memasang target politik untuk Kabupaten Tubaba pada Pemilu 2029, yakni meraih 10 kursi legislatif.

Target tersebut, menurut Winarti, hanya dapat dicapai melalui konsolidasi struktural yang disiplin dan taat aturan dari tingkat PAC hingga ranting dan anak ranting.

“Instruksi Ketua Umum sudah jelas. Partai harus solid, gotong royong, dan patuh pada aturan. Tidak boleh ada manuver di luar garis organisasi,” tegas Winarti.

Ia menekankan bahwa seluruh proses pembentukan dan penguatan struktur partai wajib berpedoman pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta Peraturan Partai PDI Perjuangan Nomor 1 Tahun 2025.

Winarti juga mengapresiasi DPC PDI Perjuangan Tubaba yang dinilai konsisten menjalankan Musancab sesuai mekanisme partai, sebagai bentuk loyalitas struktural dan kesiapan menghadapi pertarungan politik 2029.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *